Skip to content

Vievie House Cepu

Cukup Lihat Web Ini dan Rasakan sensasi di Rumah Sendiri

  • Login
  • Register
  • Cart
  • Checkout
1
TOTAL
Rp45.000
  • Beranda
  • Produk
  • Akun Saya
    • Keranjang
    • Checkout
“Boxy Sweater Dusty” telah ditambahkan ke keranjang belanja Anda. Lihat keranjang
ini adalah Rajut Kancing Pelangi Mint, size: L, material: Knitt, color: Green mint, brand: CardyRajutIndonesia, age_group: all ages, gender: female

Rajut Kancing Pelangi Mint

Rp40.000

Sweater berbahan rajut halus dengan aneka pilihan warna yang tentunya bikin kamu suka, untuk kancing baju warna-warni hidup, karena itu dia disebut kancing pelangi. Sweater yang satu ini bisa melar karena bahannya yang elastis, pas banget untuk menemani aktifitas harian kamu.

Selain itu Baju Atasan ini Multi-fungsi, bisa sebagai cardi atau sweater.

Mau Model atau warna yang kamu suka? Cek langsung di koleksi Rajut kami!!
jangan Sampai kehabisan..!!

Stok habis

Chat WaLihat Semua Produk


SKU: BJR220 Kategori: Rajut


Buat kamu yang dekat dengan toko bisa langsung merapat ke toko,
lihat di google maps klik di sini ,
alamat: Timur bravo Cepu +-50 meter Blora Jawa Tengah

  • Deskripsi
  • Informasi Tambahan

Deskripsi

Sweater warna Hijau mint berbahan rajut halus disertai dengan kancing baju warna-warni hidup, karena itu baju ini disebut kancing pelangi. Sweater ini bisa melar karena bahannya yang elastis, pas banget untuk menemani aktifitas harian kamu.

Selain itu baju atasan yang satu ini Multi-fungsi, bisa sebagai cardigan atau sweater.

Mau warna atau model yang kamu suka? lihat aja di koleksi Rajut kami!!

Informasi Tambahan

Berat 0,3 kg
Brand CardyRajutIndonesia
Mpn BJR220
'

Produk Terkait

  • Roundhand Maroon

    Rp35.000
    Baca selengkapnya
  • Rajut Raida Army

    Rp37.000
    Baca selengkapnya
  • Rajut Raida Maroon

    Rp37.000
    Baca selengkapnya
  • Kalong Brukat

    Rp50.000
    Baca selengkapnya

Kategori produk

Cari Kesukaanmu

Vievie House Cepu

085233017735

© 2026 Vievie House Cepu | Blora Jawa tengah